Senin, 30 September 2013

Penyakit Vertigo

Vertigo diartikan sebagai suatu perasaan ilusi berputar pada diri penderita atau sekeliling penderita. Didefinisikan sebagai perasaan ringan pada kepala, pusing atau perasaan tidak menyenangkan (Gelisah atau khawatir) didalam kepala. Meskipun vertigo dapat dibedakan dengan dizziness dengan adnaya perasaan berputar pada vertigo, kadang-kadnag secara klinis keduanya sulit dibedakan dan dianggap sebagai suatu kesatuan. 

Proses sentral, prifer atau sistemik? Tujuan para kelinisi adalah menentukan penyebab kelainan tersebut akibat kelainan prifer (labirin, vestibular, atau saraf kokhlearis) sentral(batang otak, serebelum atau korteks serebri) atau proses sistemik (metabolik, kardiosvaskuler). 



Penelusuran riwayat penyakit dengan teliti dapat membantu menentukan perbedaan ketiga hal tersebut.
Vertigo pada lesi prifer cenderung seiring dengan nistagmus. Pada lesi sentral seiring pada nistagmus yang jelas dengan sedikit atau tanpa vertigo, nistagmus terlihat nyata saat penderita melirik ke sisi lesi dan lain. Nistagmus lebih nyata ke sisi telinga sehat terjadi pada gangguan labirin dan syaraf vestibularis akut. Pada vestibulopati prifer penderita jatuh ke sisi lesi dan komponen cepat nistagmus kesisi sehat. Pada lesi sentral seperti infrak serebelum penderita jatuh kesisi lesi demikian juga dengan arah komponen cepat nistagmus yang terjadi . 

Vertigo disebabkan oleh faktor psikogenik atau terjadi akibat hiperventilasi. Pada penilitian sejumlah besar penderita dengan keluhan Deziness, Salah satu penyebab yang paling sering adalah hiperventilasi. 

Kadang-kadang meskipun dilakukan pemeriksaan penelitian dizziness tanpak bersifat idiopatik. Dalam hal ini berikan pengobatan sistomatik dan diperlukan pemantauan lebih lanjut. 

Pengobatan Vertigo
Obat-obatan yang bermanfaat dalam pengobatan penderita dezinness/ vertigo terdiri dari meclizine dan lain-lain. Penderita dianjurkan untuk menghindari perubahan posis yang mendadak. Batasi pemakain kafein, nikotin, alkohol, d an garam. Pada penyakit vertigo berta tidak terkontrol diperlukan operasi misalnya penutupan fistula endolimfe. 

Vertigo adalah sensasi berputar sementara dalam posisi beristirahat. Keadaan ini sering dengan hilangnyua fungsi vestibular seperti gaya berjalan sempoyongan. 

Vertigo dapat terjadi karena penyebab otologik, neurologik, psikologik. Penyakit Meniere menyebabkan vertigo paroksismal hebat sebagai akibat lesi pada labirin. Vertigo terjadi mendadak dan dapat langsung selama beberapa jam. Seiring disertai mual, muntah, nyeri kepala, telinga berdenging, dan pendengaran berkurang. Kelainan auditorik sering mendahului vertigo. Vertigo yang berkaitan dengan neuroma akustik biasanya ringan. Beberapa jenis antibiotik seperti gentamisin, kanamisin bersifat vestibulotosik dan menyebabkan vertigo. Penyebab neurologik dari vertigo. 

Pusing merupakan masalah yang sangat sering dijumpai dan cukup menyebabkan penderitaan pada pasien. Walaupun jarang memiliki penyebab serius. Pertama tentukan apa yang diamksud dengan pusing karena kata ini digunakan untuk mengekspresikan berbagai macam perasaan subjektif mulai dari  pransinkop atau mau pingsan, mulai dari vertigo sampai perasaan ringan yang aneh. Gejala harus dijelaskan seakurat mungkin. Walaupun selalu lebih baik untuk meminta pasien menggunakan kata-katanya sendiri dan tidaklah bijak untuk mengarahkan kata yang tidak diucapkan pasien. Pasien mengalami kesulitan dalam mengambarkan gejala ini sehingga tepat bila kita menannyakan dengan hati-hati berupa kemungkinan: 

Vertigo posisional paroksismal jinak menyebabkan serangan pusing transien berlangsung beberapa detik yang rekuren dan vertigo berhubungan dengan perubahan posisi kepala misalnya berbaring dengan bantal pada malam hari. Serangan cenderung menetap selama berminggu-minggu sampai berbulan-bulan sebelum sembuh dengan sendirinya secara spontan. Namun bisa terjadi rekurensi. Pada pemriksaan fisis konvensional tidak ditemukan apapun. Manuver Hallpike merupakan tes provokasi spesifik yang dilakukan dengan membaringkan pasien dari posisi duduk sambil memutar kepala dengan cepat kesatu arah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar